Senin, 30 Desember 2024

Puisi: Rindu yang tak kunjung usai



Merindukan seseorang yang sudah tidak bisa lagi kita tatap wajahnya adalah duka yang paling hebat.
Ketika rindu kamu hanya bisa membayangkan hadirnya Saat kamu menangis, kamu akan teringat pada sosoknya Saat tertawa mungkin kamu akan mencari keberadaannya.
Tapi apa yang kamu dapatkan setelahnya?
lya, yang kamu dapat hanya sepenggal kalimat "andai ia masih disini"
Berujung andai yang tak kunjung usai.

Lalu bagaimana kehidupan setelah ditinggal orang tercinta?
Hanya melanjutkan hidup, namun beberapa lembar tertinggal dimasa lalu.
Rasa hati ingin mengulang, tapi takdir tidak memberi peluang
Aku tidak lemah, namun ada luka yang tidak bisa ditemukan penawarnya.
Sejenak saja aku selalu mengatakan aku rindu akan hadirnya.




Sabtu, 28 Desember 2024

Serpihan Rindu

Malam sunyi dalam gelap pilu
Kulampiaskan dengan tinta biru
Secarik kertas tiada berdebu
Kucoret kata rindu padamu
Salahkah saya kembali dalam dekapan 
Kala saya belum mampu gapai tujuan 
Serasa sudah tidak tahan 
Akan pikul yang di emban 

Rindu
Satu kata untukmu yang jauh disana

Coretan malam_Sabtu 28 Desember 2024

Perihal Rindu

 Rindu rasanya ingin kembali bersama dalam kehangatan kasih dan sayang orang tua tercinta, ketika mengingat kenangan bahagia bersamanya, rasanya ingin sekali pulang memeluknya dengan erat dan menangis di pangkuannya menceritakan betapa pahitnya hidup ini.

Rindu ini mengingatkan ku akan kata-kata yang pernah ku dengar 

" Merantaulah anak muda agar kau tau betapa mahalnya harga sebuah tiket rindu dan pulangmu hanyalah sebagai tamu bukanlah penghuni.😔

Titip rindu untuk yang jauh, semoga Allah memberikan kesempatan untuk bersua kembali.


Coretan malam_Sabtu-28-Desember 2024 Penghujung tahun.






Senin, 23 Desember 2024

Qadarullah, 23/Desember/2024.

 Bima berduka,

Tepat pada hari Senin, 23 Desember 2024 hujan yang begitu deras dan angin kencang, menghampiri desaku dan desa sekitar akibat dari hujan yang deras dan mengakibatkan banjir bandang sehingga warga banyak yang mengungsi  Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, baru tahun ini banjir yang begitu besar di desaku, banjirnya sekitar 70 sentimeter. 

Banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur desaku, yakni desa (Sumi) kecamatan lambu (NTB), tepat pukul 15:00. 

Semoga warga di desa semuanya baik-baik saja, dan banjirnya mulai mereda🤲😔Aaaaamiin allahumma aaaaamiin 🤲 





Puisi: Rindu yang tak kunjung usai

Merindukan seseorang yang sudah tidak bisa lagi kita tatap wajahnya adalah duka yang paling hebat. Ketika rindu kamu hanya bisa membayangkan...